Doa Agar Meninggal dalam Keadaan Khusnul Khotimah

doa khusnul khotimah

Doa Khusnul Khotimah – Allah melaui Kuasa dan kehendak-Nya menciptakan makhluk berupa manusia untuk senantiasa taat dan tunduk kepada perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Manusia adalah makhluk yang memiliki bentuk fisik yang paling sempurna.

Meski setiap orang yang terlahir di dunia ini memiliki kemampuan yang berbeda, namun Allah tetap memberikan nikmat, berkah, serta kebaikan sesuai dengan porsi masing-masing.

Selain menciptakan manusia, Allah juga menciptakan mahkluk lain. Berbeda dengan manusia, makhluk Allah yang berupa Malikat merupakan salah satu hamba yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia di muka bumi ini. Jika manusia dibuat dari tanah, Malaikat diciptakan dari cahaya.

Malikat diciptakan Allah dengan dibekali sifat taat, yang senantiasa taat kepada Allah. Sedangkan manusia dibekali dua hal besar yaitu akal pikiran dan nafsu. Itulah yang akan menentukan manusia beriman atau tidak, taat atau durhaka dan lain sebagainya.

Di hadapan Allah, kualitas hidup yang baik bukan tergantung pada tahta, kuasa dan kekayaan yang banyak. Akan tetapi berdasarkan pada akhlak, ibadah, dan segala tingkah lakunya yang akan dihitung oleh Allah nanti di Yaumul Akhir. Tahta, jabatan atau kekuasan dan harta benda yang melimpah hanyalah titipan dari Allah.

Dan kita manusia akan kembali di hadapan Allah SWT. Semua orang muslim pasti menginginkan untuk kembali dalam keadaan taubat dan selamat serta khusnul khotimah. Karena tidak bisa dipungkiri, bahawa setiap manusia pasti tidak luput dari kesalahan

Tujuan Do’a Khusnul Khatimah

Untuk kembali dihadapan Allah tentu harus berbekal amal ibadah yang banyak dan dalam keadaan yang bersih baik raga maupun jiwanya. Allah Maha Pengampun atas segala perbuatan buruk yang dilakukan oleh manusia melalui pintu taubat.

Untuk dapat kembali dalam keadaan khusnul khotimah, selain bertaubat kita juga sebagai makhluk harus senantiasa berdo’a agar kembali dalam keadaan khusnul khotimah.

Apa itu khusnul khotimah? khusnul khatimah merupakan keadaan dimana sesorang meninggal dunia dalam keadaan baik dan membawa islam serta islam. Hal yang sangat dinanti-nanti oleh hamba-Nya yang taat dan bertakwa.

Do’a ini bertujuan untuk terus membimbing kita agar selalu mengingat pada akhir hidup yang baik. Berikut salah satu do’a khusnul khotimah dari sebuah hadis yang diriwayaktan oleh Imam Ahmad yang dapat membantu kita, seperti:

اللهُمَّ تَوفَنَا مُسلِمينَ وأَحيِنَا مُسلِمينَ وأَلحِقنَا بِالصَالِحينَ غَير خَزايا وَلَا مَفتُونِين

“Allahumma Tawaffana Muslimiina, Wa Wa Ahyana Muslimiina, Wa Al-Hiqaa Bish-Shaalihina, Ghairu Khazaayaa Wa Laa Maftuuniin.”

Artinya:

“Ya Allah, matikanlah kami dalam keadaan berserah diri dan hidupkanlah kami dalam keadaan berserah diri. Kumpulkanlah kami bersama orang-orang yang shalih tanpa ada kehinaan dan bukan dalam keadaan mendapat cobaan. [HR. Imam Ahmad: 15573]

Dari do’a tersebut dapat diambil pelajaran bahwa, hanya kepada Allahlah kita berharap dan berserah diri dalam hidup dan mati.

Berserah diri di sini bukan berarti pasrah, akan tetapi kita sudah berusaha dan bertaubat sebelum nanti kembali kehadapan-Nya dalam kedaan khusnul khotimah. Serta berada di syurga bersama golongan orang-orang yang shalih dan selamat.

Manfaat Doa Khusnul Khotimah

Do’a dalah sebuah harapan dan permohonan kepada Allah untuk menghendaki apa yang diinginkan oleh kita. Setelah kita berusaha secara maksimal, tempat aduan kita yang terbaik adalah melalui do’a kepada Allah.

Do’a khusnul khotimah ini juga salah satu harapan untuk kita kembali dalam keadaan yang terjagadan bahagia.

Manfaat dari do’a ini juga sama halnya dengan do’a yang lainnya, hal tersebut sesuai dengan niatnya. Imam Nahrawi daam hadisnya menuliskan tentang do’a agar selamat dan bahagia saat meninggal nanti. Do’a yang ditulis adalah sebagai berikut.

doa selamat dan bahagia

Artinya:

arti doa selamat

Alangkah baiknya jika do’a khusnul khotimah tersebut dibaca secara terus menerus atau istiqomah setiap pagi. Waktu yang tepat adalah setelah melaksanakan selepas shalat subuh dan qobliyah subuh. Dengan Izin Allah SWT insyaallah akan terijabah, dengan niat khusus dan yakin serta ikhlas.

Keunggulan Do’a Khusnul Khotimah

doa khusnul khotimah
islamudina.com

Kematian itu datang bisa kapan saja, orang yang awalnya dalam keadaan sehat dan biasa-biasa saja bisa meninggal seketika. Allah merahasiakan kapan waktu kita untuk kembali, oleh karena itu, kita perlu memperbanyak bekal ibadah untuk kita kembali ke hadapan Sang Ilahi.

Orang yang meninggal dalam keadan syahid seperti meninggal dalam keadaan perang membela agama islam seperti pada zaman rasul SAW dan rasul-rasul yang mendahuluinya. Atau untuk zaman sekarang mereka yang benar-benar meninggal membela kebenaran Islam bukan berarti dengan cara bom dan lain sebagainya.

Orang yang meninggal dalam keadaan syahid insyaallah meningga dalam khusnul khaotimah. Tentu kita sering mendengar orang yang ketika sedang melaksanakan shalat lalu meninggal. Meninggal yang seperti itulah yang kita harapkan yaitu meninggal dengan membawa kebaikan.

Maka dari itu, dengan cara berdoa sebelum terjadi maka hal tersebut akan membantu kita. Kita hanya mampu berserah diri kepada Allah dan meminta belas kasihan-Nya. Semoga kita senantiasa dalam rahmatnya dan berada pada lindungan syafaat nabi Muhammad SAW.

Dengan berdo’a itulah cara satu-satunya kita untuk berkomunikasi dengan Allah. Allah Yang Maha Tahu tentang semua makhluk yang ada di alam jagat raya ini. Perilaku, tindakan dan ucapan kitalah yang akan menentukan diri kita sendiri. Jika kita menginginkan kebahagian di dunia tentu harus dibekali dengan cara bersikap baik, saling menghormati dan memperbanyak amal jariyah.

Menghindarkan diri dari segala dosa besar dan hidup rukun bersama keluarga dan lingkungan sekitar. Itulah beberapa hal terkait doa khusnul khotimah yang diharapkan sebagai bekal akhir hidup nanti.

Kebahagiaan didunia hanya sementara, akan tetapi kebahagiaan di akhirat itu kekal selamanya. Semoga kita termasuk golongan yang beruntung yang mendapatkan rahmat dan keselamatan dari Allah Aja wa zalla. Aamiin.

Dan sebelumnya kami telah menulis artikel tentang doa penutup majelis, silahkan dibaca ya. Semoga bermanfaat

Doa Penutup Majelis dan Artinya

doa penutup majelis dan artinya

Doa Penutup Majelis – Kita hidup sebagai manusia yang bersosial, haruslah mengisi kegiatan kita dengan bermacam-macam pertemuan ataupun majelis. Ntah itu dari kegiatan bekerja, belajar, ataupun silaturahmi yang mana didalamnya terdapat kegiatan positif.

Dan dari pertemuan tersebut, hendaknya kita mulai dan juga akhiri dengan baik, khususnya untuk para muslimin  maupun muslimat.

Untuk setiap pertemuan dalam sebuah majelis, kita disunnahkan untuk memulai dan mengakhirinya dengan membaca doa. Hal tersebut dibiasakan semenjak kita kecil, saat taman kanak-kanak, doa untuk mulai belajar telah diajarkan.

Apabila sekarang sudah mulai lupa, bosa kita mengingat lagi untuk memulai dan mengakhiri setiap majelis dengan baik.

Bacaan Doa Penutup Majelis (Arab, Latin, Dan Artinya)

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Latin:

“Subhaanakallaahumma wa bihamdika asyhadu ;allaa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika”

Arti:

“Maha Suci Engkau, Ya Allah dan segala puji bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampunan & bertaubat pada-Mu.”

Keutamaan Membaca Doa Penutup Majelis

Doa penutup majelis atau yang sering disebut dengan doa kafaratul majelis merupakan doa yang biasa dibaca saat sebuah kelompok yang sedang melakukan pertemuan ataupun majelis dan kemudian mereka hendak mengakhirinya.

Doa ini dianjurkan dibaca karena untuk menghindari atau khawatir terhadap para jama’ah atau orang-orang yg berkumpul melakukan sesuatu yg kurang baik.

Bila kita disini sebagai muslimin dan muslimat kemudian mengucap doa kafaratul majelis atau penutup majelis dengan baik, maka terdapat banyak sekali keutamaan yang terdapat di dalamnya, dan berikut ini adalah beberapa keutamaan yang bisa kami jelaskan :

Doa Penutup Majelis untuk Menghapus Dosa

Bisa dibilang bahwasannya  doa ini merupakan doa sebagai kafarah atau penghapus yang dapat menghapus dari apa saja yang terjadi di dalam sebuah pertemuan (majelis).

Mungkin saja di dalamnya itu terdapat perseteruan yang kurang baik, ucapan kotor, ghibah, bohong, baik hal tersebut dilakukan dengan sadar ataupun tidak sadar.

Menguatkan Keimanan dan Diberi Kebaikan

Doa penutup majelis menjadi salah satu cara untuk meningkatkan keimanan kita dan juga ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dari sebuah hadits An-Nasai, bahwa Aisyah pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW. tentang kegiatan beliau.

Dari Aisyah RA ia berkata;

“Tidaklah Nabi duduk di majelis, tidak pula membaca al qur’an dan tidak pula sholat kecuali menutupnya dengan kalimat-kalimat tersebut. Aku berkata, “Wahai Rasulullah, aku melihatmu tdklah duduk di suatu majelis, tdk juga membaca Al qur’an dan juga tdk shalat kecuali engkau tutup dengan kalimat tersebut?”

Kemudian, Nabi Muhammad SAW. pun bersabda;

“Iya, siapa yang berkata baik akan ditutup dengan stempel kebaikan, dan siapa yang berkata buruk, akan menjadi penghapus dosanya. Yaitu subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika” (HR An Nasa’i).

Agar Jiwa Lebih Tenang

Di dalam Al-qur’an, tepatnya surat Ar Ra’du di dalamnya menjelaskan apabila orang-orang yg beriman mengingat Allah SWT, maka hatinya akan menjadi tenteram. Dan masih ditekankan satu kali lagi, jika dg mengingat Allah lah hati menjadi tenteram.

Di dalam penjelasan ayat tersebut, kita ditunjukkan cara membuat hati kita tenteram, yakni dengan cara mengingat Allah SWT. Nah, disini termasuk ketika kita memulai dan mengakhiri majelis. Kita memulai dg membaca basmalah sebelum memulai kegiatan.

Kemudian kita akhiri pertemuan atau majelis, dengan cara membaca doa penutup majelis. Tentu hal ini juga salah satu cara untuk mengingatkan kepada Sang Pencipta.

Itu tadi pembahasan kita mengenai doa penutup majelis dan artinya. Baca juga artikel paling baru dan menarik tentang Arti Barakallah Fii Umrik. Semoga bermanfaat ya

Arti Barakallah Fii Umrik dan Jawabannya

arti barakallah fii umrik

Assalamualaikum, disini saya hendak bertanya mengenai arti barakallah fii umrik. Mohon sedikit pencerahannya, saya disini perempuan berumur 18 tahun.

Jadi kemarin saya baru berulang tahun, kemudian senior saya di kuliah mengucapkan kalimat “Barakallah fii umrik ukhti“, lalu ada juga yang mengucapkan kalimat “barakallah fii umrik” saja. Dan selain itu saya juga pernah mendengar saat Tante mengucapkan “Barakallah fii umrik Suamiku” ke paman saya.

Ada juga beberapa kali kakak saya laki laki, diberi juga ucapan yang sama yakni Barakallah fii umrik tetapi melalui whatsapp, dan saat itu jawaban dari kakak saya cuman bilang “terima kasih”.

Jadi yang ingin saya tanyakan, apa arti dari Barakallah fii umrik? Lalu bagaimanakah cara kita menjawab Barakallah fii umrik serta tulisann arabnya. Terima kasih.

Jawab:

Waalaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh

Pertanyaan yang sangat bagus. Saya akan menjawab pertanyaan mengenai ucapan Barakallah fii umrik tersebut.

Barakallah fii umrik merupakan bentuk dari ucapan selamat ulang tahun islami yang mana ini sering dipakai oleh kaum muslim, dan khususnya di Indonesia.

Arti Barakallah fii umrik

Saat kita mengucapkan ucapan selamat ulangtahun, tentu kita juga akan menyertakan doa didalamnya. Jadi karena itu adalah kalimat  “Barakallah fii umrik“ ini.

Arti dari kata Barakallah fii umrik yaitu “Semoga umurmu mendapatkan berkah Allah” atau bisa juga diartikan begini “Semoga Allah memberkahi dalam usiamu”.

Itu merupkan arti dari kata Barakallah fii umrik. Semoga saja jawaban tersebut bisa menjawab pertanyaan mengenai arti Barakallah fii umrik.

Makna Barakallah fii umrik

Untuk makna dari kalimat tersebut yakni mendoakan seseorang supaya umurnya tersebut berguna dan juga mendapat berkah dari Allah SWT.

Memang ada beberapa ulama melarang untuk mengucapkan selamat ulang tahun, akan tetapi tak ada ulama yg melarang untuk mengucapkan Barakallah fii umrik. Hal itu bisa terjadi karena makna dan juga arti Barakallah fii umrik adalah doa yang bagus.

Penulisan Barakallah fii umrik

Untuk penulisan serta bacaan kalimat Barakallah fii umrik beserta artinya yang digunakan untuk laki laki maupun perempuan bisa kita lihat dibawah ini.

Barakallah fii umrik (laki laki)

Penulisan kalimat Barakallah fii umrik dalam arab, latin beserta artinya bisa kita lihat pada gambar dibawah ini.

Kalimat barakallahu fi umrik bahasa arab adalah:

باَرَكَ اللهُ فِى عُمْرِكَ

Latin : Baarakallaahu fii umrika (dibaca barakallu fii umrik)

Arti: Semoga Allah memberkahi dalam umurmu (laki laki)

Barakallah fii umrik (perempuan)

Sedangkan untuk perempuan, ucapannya sama, tetapi berbeda tulisan harokat arabnya:

باَرَكَ اللهُ فِى عُمْرِكِ

Latin : Baarakallaahu fii umriki (dibaca barakallu fii umrik

Arti: Semoga Allah memberkahi dalam umurmu (perempuan)

Cara Menjawab Barakallah fii umrik

Dan pada bagia ini saya akan mencoba menjawab pertanyaan mengenai apa jawaban dari kata Barakallah fii umrik.

Saat kita menerima ucapan Barakallah fii umrik dari seseorang, tentu kita harus membalasnya, yakni dengan mengucapkan:

Untuk Laki laki

Wafiika barakallah

arti: Dan mudah mudahan Allah juga memberkati kamu (laki laki).

Untuk perempuan

Wafiiki Barakallah

Arti: Dan mudah mudahan Allah juga memberkati kamu (perempuan)

Bacaan “Ba” pada kata barakallah agak sedikit di panjangkan sehingga seperti “Baarakallah”.

Dan disini kita juga bisa membuat variasi dengan cara menambahkan “ukhti” pada saat menjawab Barakallah fii umrik yang ditujukan kepada perempuan, sehingga menjadi seperti ini, “Wafiiki Baarakallah ya ukthi”.

Sedangkan untuk laki laki sendiri, kita bisa mengganti kata “ukhti” menjadi “Akhi” pada jawaban untuk laki laki diatas tadi.

Baca juga artikel mengenai tulisan arab Innalillahiwainnailaihirojiu, semoga bermanfaat.