Niat Sholat Jamak dan Ketentuan Pelaksanaannya

Niat Sholat Jamak – Agama Islam adalah agama yang mudah karena memberikan banyak keringanan kepada umatnya dalam melaksanakan ibadah. Keringanan ini disebut sebagai rukhsah yang boleh dilakukan oleh umat Islam yang sedang berada dalam kondisi tertentu yang tidak memungkinkannya untuk beribadah sesuai dengan tuntunan yang semestinya.

Keringanan ini memang diberikan untuk umat muslim agar dapat tetap melaksanakan ibadah wajib dalam kondisi apapun.

Salah satu ibadah wajib yang memiliki rukhsah adalah ibadah sholat wajib. Setiap umat muslim wajib melaksanakan sholat 5 waktu sehari di waktu-waktu yang sudah ditentukan.

Sholat ini wajib dikerjakan apapun kondisinya seperti sedang dalam perjalanan jauh. Ketika dalam perjalanan terkadang muncul kesulitan dalam mengatur waktu sholat, untuk itu Allah memberikan keringanan bagi para musafir.

Keringanan ini salah satunya adalah berupa jamak. Sholat jamak sendiri adalah meringkas 2 sholat fardhu dan mengerjakannya dalam satu waktu.

Sholat jamak ini bisa dilakukan kepada semua sholat fardhu kecuali Subuh. Anda bisa mengerjakan shilat dzuhur dan ashar bersamaan maupun sebaliknya. Hal ini juga berlaku bagi sholat maghrib dan isya.

Ketentuan dan Niat Sholat Jamak

niat sholat jamak
hitekno.com

Adanya keringanan ini tentu sangat memberikan kemudahan bagi umat muslim yang sedang berada dalam perjalanan jarak jauh yang mungkin cukup sulit untuk menemukan tempat untuk beribadah yang layak.

Siapa saja boleh menggunakan keringanan ini asalkan kondisinya sudah memenuhi syarat untuk bisa melakukan sholat jamak. Adapun syarat pelaksanaan sholat jamak ini diantaranya:

– Perjalanan yang dilakukan bukan dalam rangka berbuat maksiat

Perjalanan yang diperbolehkan untuk melaksanakan sholat jamak adalah perjalanan yangbaik dan bukan berniat untuk melakukan maksiat tertentu.

Contohnya seseorang tidak diperbolehkan dan tidak dibenarkan mengarjakan sholat jamak ketika menempuh perjalanan untuk melakukan tindak kriminal seperti perampokan atau penculikan.

– Sudah memenuhi batasan jarak yang ditentukan

Tidak semua perjalanan dihitung sebagai perjalanan yang diperbolehkan untuk melaksanakan sholat jamak. Jamak baru bisa dilakukan apabila perjalanan sudah memenuhi batas minimal yaitu 64 km, 80 km, 88 km dan 94.5 km.

  Niat Sholat Hajat dan Tata Cara Sholat Sunnah Hajat

Jika menempuh perjalanan di bawah jarak tersebut maka Anda wajib mengerjakan sholat seperti biasa.

– Sholat dilaksanakan di dalam perjalanan

Sholat jamak ini hanya boleh dilakukan ketika Anda sudah melakukan perjalanan dan sudah melewati batas desa dari tempat Anda berasal.

Sebelum melaksanakan sholat Jamak Anda perlu paham dulu tentang tata caranya. Sholat ini hanya boleh dilakukan dalam perjalanan atau kondisi darurat yang dapat dilaksanakan dalam 2 pilihan yaitu jamak taqdim dan jamak takhir. Perbedaan keduanya adalah pada waktu pelaksanaannya, berikut penjelasan lebih jelasnya:

– Jamak Taqdim

Sholat jamak taqdim merupakan 2 sholat yang diringkas dan dikerjakan dalam satu waktu yaitu di waktu sholat yang pertama. Contohnya ketika Anda akan menjamak sholat dzuhur dan ashat maka jamak taqdim dilaksanakan di waktu dzuhur.

– Jamak Takhir

Jamak takhir adalah meringkat 2 sholat fardhu dan mengerjakannya di waktu sholat yang terakhir diantara 2 sholat yang dilakukan.

Contoh pelaksanaannya adalah ketika Anda melakukan jamak sholat maghrib dan isya maka pelaksanaannya ketika sudah masuk waktu sholat isya.

Adapun tata caranya dimulai dengan membaca niat sholat jamak yang berbunyi;

“Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Niat tersebut diucapkan ketika Anda akan melakukan sholat jamak dzuhur dan ashar. Niat ini diucapkan di awal sebelum memulai sholat seperti melakukan sholat pada umumnya.

Arti dari lafal niat sholat jamak yang sudah disebutkan tadi adalah;

“Aku sengaja sholat fardu dhuhur 4 rakaat yang dijama’ dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’aala”.

Anda bisa mengucapkan lafal niat yang sama hanya dengan perubahan di bagian nama sholat yang akan dijamak. Pengucapan niat ini adalah wajib untuk setiap pelaksanaan sholat jamak.

Allah memang selalu memberikan kemudahan dan keringanan kepada umatnya. Anda boleh menggunakan keringanan ini apabila memang memenuhi persyaratan kondisi yang telah ditentukan.

Tapi perlu diingat untuk melaksanakan sholat jamak sesuai dengan tuntunannya dan tidak melakukannya sesuka hati untuk hal-hal yang tidak darurat.

Baca juga penjelasan tentang sholat witir yang dibahas secara jelas.

Leave a Comment