Doa Keluar Kamar Mandi

Doa Keluar Kamar Mandi – Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa kamar mandi maupun WC adalah salah satu tempat setan dan jin ada di dalamnya. Maka, apabila Anda ingin masuk ke kamar mandi sangat disarankan untuk membaca doa terlebih dahulu.

Bahkan adab selama berada di kamar mandi serta keluar kamar mandi untuk berdoa pun sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Apalagi di dalam Islam memang memiliki beberapa aturan yang membuat semua umat Muslim harus paham dan patuh terhadap sikap dan adab di mana pun sesuai dengan anjuran Islam.

Baik masuk maupun keluar kamar mandi memang disarankan untuk membaca doa agar nantinya selama kita melakukan kegiatan di dalam kamar mandi, kita tidak akan diganggu oleh setan maupun jin.

Pentingnya Mengetahui Adab di Kamar Mandi

ada di kamar mandi
agoda.net

Islam merupakan salah satu agama yang sangat mulia. Bahkan di dalam agama Islam juga mengatur berbagai macam aspek kehidupan manusia baik dari hal yang sederhana hingga hal yang besar sekalipun. Beberapa aspek kehidupan manusia yang besar bahkan untuk memimpin sebuah daerah bahkan negara. Maka dari itu, usahakan untuk tidak memisahkan Islam dari setiap kehidupan dan juga aktivitas yang akan kita jalani.

Apalagi jika Anda akan melakukan hal kecil yaitu ke kamar mandi di mana ada doa masuk dan doa keluar kamar mandi yang harus kalian ketahui untuk terhindar dari godaan jin dan setan. Kamar mandi adalah tempat yang kotor sehingga Anda juga harus mengetahui perbuatan atau adab yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama di dalam kamar mandi.Inilah Adab

Berada di Kamar Mandi

Ketika memasuki kamar mandi, berada di dalam kamar mandi hingga keluar kamar mandi, semua ada adab yang harus kalian ketahui dan tentunya kalian patuhi. Apalagi jika semua aturan tersebut sudah ditulis di dalam Islam. Nah, beberapa adabnya adalah:

  • Usahakan untuk selalu membaca doa ketika memasuki kamar mandi. Berikut ini doa masuk kamar mandi yang telah Rasulullah SAW ajarkan kepada kita semua.

اَللهُمَّاِنّىْاَعُوْذُبِكَمِنَالْخُبُثِوَالْخَبَآئِثِ

Alloohummainniia’uudzubikaminalkhubutsiwalkhobaaitsi

Artinya: “Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan syetan laki-laki dan syetan perempuan”. (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Ketika akan memasuki kamar mandi, usahakan untuk mendahulukan kaki kiri.
  • Anda juga dianjurkan untuk menggunakan alas kaki ketika akan memasuki kamar mandi.
  • Anda juga diberikan anjuran untuk menggunakan tutup kepala ketika akan mandi di kamar mandi agar setan tidak akan mengotori dengan najis.
  • Usahakan untuk tidak berbicara ketika sedang ada di kamar mandi. Dari Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah SAW bersabda “Apabila ada dua orang diantara kamu buang air, hendaklah saling membelakangi dan jangalah engkau berbicara. Karena Allah murka akan hal itu”
  • Ketika Anda berada di dalam kamar mandi, disunahkan untuk berdeham sebanyak 3 kali setelah Anda buang air kecil. Hal ini dilakukan agar semua kotoran akan keluar.
  • Ketika Anda sedang buang air kecil maupun besar, usahakan tidak boleh menghadap atau bahkan membelakangi kiblat.
  • Bahkan ketika Anda sedang berada di dalam kamar mandi, usahakan untuk tidak menjawab salam. Anda bisa memberikan isyarat bahwa Anda sedang di kamar mandi asalkan tidak menjawab salam.
  • Anda juga dilarang untuk membaca maupun membawa lafadz Allah Ta’ala dan juga Nabi Muhammad.
  • Di dalam kamar mandi, sangat dilarang untuk mandi berdua kecuali suami istri.
  • Selama berada di dalam kamar mandi, usahakan untuk berhati-hati dengan cipratan najis. Rasulullah SAW pernah bersabda “Bahwa kebanyakan siksa kubur disebabkan karena banyak umat Muslim yang tidak berhati-hati ketika beristinja”

Adab Keluar Kamar Mandi Beserta Doanya

Jadi, itulah sebagian informasi tentang adab yang harus dilakukan di dalam kamar mandi. Mungkin selain beberapa hal di atas, masih ada hal lain yang bahkan tidak boleh Anda lakukan ketika berada di dalam kamar mandi yang pastinya masih dianjurkan di dalam Al-Qur’an dan hadist.

Ketika Anda akan keluar dari kamar mandi, maka usahakan untuk mendahulukan kaki kanan untuk keluar kamar mandi. Hal ini dilakukan karena Anda akan berpindah dari tempat sebelumnya yang dianggap banyak najis ke tempat yang lebih baik dan segala sesuatu yang baik harus dilakukan dari bagian kanan.

Setelah mengeluarkan kaki kanan terlebih dahulu ketika akan keluar kamar mandi, Anda juga disarankan untuk membaca doa keluar kamar mandi. HadistShahih di dalam kitab Abu Dawud dan Imam At-Tirmidzi bahwa Rasulullah SAW ketika keluar kamar mandi mengucapkan

غُفْرَانَكَالْحَمْدُِللهِالَّذِىْاَذْهَبَعَنّىاْلاَذَىوَعَافَانِىْ

Ghufroonakal hamdu lillaahilladziiadzhaba ‘anniladzaawa ‘aafaanii

Artinya adalah “Dengan mengharap ampunan-MU, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan juga yang telah menyejahterakan”

Selanjutnya, jangan lewatkan pembahasan kita mengenai Doa Setelah Wudhu.

Doa Masuk Kamar Mandi

doa masuk kamar mandi

Doa Masuk Kamar Mandi – Kamar mandi adalah salah satu tempat yang seringkali didatangi oleh semua orang. Baik didatangi untuk bersuci, untuk membersihkan diri, membuang hajat, atau melakukan beberapa hal lainnya.

Selama memasuki kamar mandi, agama Islam memberikan sebuah petunjuk dan juga aturan yang wajib diperhatikan oleh semua umat Muslim sebelum masuk ke kamar mandi.

Pentingnya Mengetahui Adab Masuk Kamar Mandi

adab masuk kamar mandi
keepsoh.com

Di dalam sebuah kitab yaitu Bidayah Al-Hidayah, Imam Al-Ghazali menyebutkan secara jelas tentang sejumlah adab memasuki kamar mandi. Mungkin sudah banyak umat Muslim yang paham beberapa adab singkat yang bisa bahkan harus dilakukan pada saat memasuki kamar mandi.

Bahwa siapa pun yang akan masuk kamar mandi wajib membaca doa masuk kamar mandi dan juga didahului dengan kaki kiri pada saat masuk ke kamar mandi.Lalu,

sebenarnya apa tujuan atau apa alasan yang membuat kita harus membaca doa sebelum masuk ke kamar mandi? Di dalam Agama Islam pastinya akan ada beberapa aturan yang harus kalian pahami termasuk dalam bersikap dan bertindak.

Termasuk ketika Anda akan masuk ke kamar mandi bahwa ada doa bahkan adab yang harus dilakukan sesuai dengan ajaran Islam.

Anda harus membaca doa masuk kamar mandi karena kalian harus paham bahwa setan akan mengikuti seluruh manusia kemana pun mereka pergi termasuk ke kamar mandi. Bahkan kamar mandi adalah sebuah tempat tidak suci yang biasanya ditinggali oleh beberapa setan bahkan jin.

Untuk itulah semua umat Muslim diharapkan membaca doa agar setan dan juga jin kafir tidak akan mendekat dan mengganggu Anda ketika melakukan aktivitas di kamar mandi.

Apa Saja Adab dan Doa Masuk Kamar Mandi?

Jadi, itulah alasan mengapa semua umat Muslim disarankan untuk membaca doa sebelum masuk ke kamar mandi. Selain itu, Anda juga wajib paham bahwa ada beberapa adab maupun sikap yang harus dilakukan ketika akan memasuki kamar mandi. Nah, beberapa adab yang menjadi sebuah kewajiban bahkan di dalam agama Islam adalah:

  • Ketika Anda memutuskan untuk masuk ke kamar mandi, maka usahakan untuk mendahulukan kaki kiri. Di dalam Islam, ada aturan yang menyebutkan jika segala apapun yang akan dilakukan, memang harus mendahulukan bagian kanan. Namun, jika segala apapun termasuk tidak dianjurkan, maka dahulukan yang kiri. Kamar mandi bisa diumpamakan sebagai hal kotor untuk itu Anda dianjurkan mendahulukan yang kiri.
  • Kemudian, Anda dianjurkan untuk membaca bismillah dan doa masuk kamar mandi. Di dalam salah satu hadist disebutkan jika membaca bismillah ketika masuk kamar mandi, dapat mencegah pandangan jin. Hadist tersebut diriwayatkan Imam Al-Tirmidzi dari Sayyidina Ali dan dia berkata bahwa Nabi SAW bersabda:

    سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِى آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الْخَلاَءَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ
    “Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan “bismillah”.

    Sedangkan untuk doa yang dianjurkan untuk Anda baca yaitu doa masuk kamar mandi adalah:

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ.
    “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung pada-Mu dari godaan jin laki-laki dan perempuan.”

  • Adab selanjutnya di dalam kamar mandi yaitu tidak boleh membawa benda apapun yang berisi nama Allah atau salah satu kalimat dari Al-Qur’an. Hal ini diperintahkan bahwa umat Islam harus mengagungkan nama Allah di tempat yang bersih dan suci. Tentunya kamar mandi bukanlah tempat yang tepat.
    Ada sebuah kondisi di mana Nabi SAW meletakkan cincin dengan tulisan “Muhammad Rasulullah” dan ketika hendak masuk ke kamar mandi, di dalam hadist riwayat Abu Daud dari Anas bin malik, beliau berkata:

    كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ وَضَعَ خَاتَمَهُ
    “Nabi Saw ketika memasuki kamar mandi, beliau meletakkan cincinnya.”

Adab Setelah Selesai Dari Kamar Mandi

Jadi, itulah adab serta doa yang wajib Anda lakukan ketika akan memasuki bahkan sikap kalian selama di dalam kamar mandi. Semua hal yang akan dilakukan memang ada aturannya apalagi di dalam Islam. Selama di kamar mandi, Anda juga disarankan untuk tidak terlalu lama bahkan tidak bernyanyi di dalam kamar mandi.

Usahakan untuk menyelesaikan tujuan Anda dan kemudian segera keluar kamar mandi dan keluar dengan mendahulukan kaki kanan terlebih dahulu. Karena segala hal yang baik akan didahulukan dengan bagian kanan.

Keluar dari kamar mandi pastinya akan berpindah dari tempat yang kotor menuju ke tempat yang bersih.

Ketika Anda sudah keluar dari kamar mandi, maka usahakan untuk membaca doa keluar kamar mandi. Imam Al-Ghazali di dalam kitab Bidayah Al-Hidayah memang memberikan anjuran bahwa semua umat Muslim juga wajib membaca doa setelah selesai dari kamar mandi yaitu:

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنِّى اْلاَذَى وَاَبْقَى فِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ

“Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan menetapkan sesuatu yang bermanfaat bagiku.”

Bacaan Doa Mandi Junub

doa mandi junub

Doa Mandi Junub – Mandi besar atau junub adalah mandi yang dilakukan untuk menghilangkan atau menyucikan diri dari hadas besar. Rukunnya adalah dengan membaca niat atau doa mandi junub dan mengguyur rata badan dengan air. Bacaan niat mandi junub dalam bahasa arab adalah sebagai berikut.

Niat Mandi Junub dan Ketentuannya

niat mandi junub
klimg.com

Mandi besar dilakukan dengan membaca niat dan kemudian mengguyurkan air ke seluruh badan, termasuk di bagian sela-sela.

1. Bacaan doa mandi junub

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan doa mandi junub latin:

“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”

Terjemahan dan arti bacaan doa mandi junub:

“Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar fardhu karena Allah ta’aala.”

2. Tata cara mandi junub sesuai ayat Alquran

Doa mandi junub dibaca untuk mengawali mandi besar. Dalil yang menjelaskannya adalah sebagai berikut.

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Artinya: “Dan jika kamu junub maka mandilah …” (QS. Al-Maidah: 6).

Tata caranya adalah dengan mencuci bersih bukan hanya mengusap. Seluruh bagian tubuh harus terkena air, termasuk di sela-sela dan rambut-rambut yang ada di badan.

3. Tata cara mandi sesuai hadis

Doa mandi junub menjadi awal atau niat saat hendak mandi besar. Tata caranya bisa disimak pada hadis berikut.

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِى الْمَاءِ ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Artinya: Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat.

Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.” (HR. Bukhari, no. 248 dan Muslim, no. 316)

Ada pula dalil atau hadis lain untuk membaca doa mandi junub dan mandi dengan urutan sebagai berikut.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَتْ مَيْمُونَةُ وَضَعْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – مَاءً يَغْتَسِلُ بِهِ ، فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ ، فَغَسَلَهُمَا مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلاَثًا ، ثُمَّ أَفْرَغَ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ ، فَغَسَلَ مَذَاكِيرَهُ ، ثُمَّ دَلَكَ يَدَهُ بِالأَرْضِ ، ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ ثُمَّ غَسَلَ رَأْسَهُ ثَلاَثًا ، ثُمَّ أَفْرَغَ عَلَى جَسَدِهِ ، ثُمَّ تَنَحَّى مِنْ مَقَامِهِ فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Maimunah radhiyallahu ‘anha mengatakan, “Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali.

Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian beliau mencuci kemaluannya. Setelah itu beliau menggosokkan tangannya ke tanah. Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya. Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR. Bukhari, no. 265 dan Muslim, no. 317)

4. Junub setelah haid

أَنَّ أَسْمَاءَ سَأَلَتِ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ غُسْلِ الْمَحِيضِ فَقَالَ « تَأْخُذُ إِحْدَاكُنَّ مَاءَهَا وَسِدْرَتَهَا فَتَطَهَّرُ فَتُحْسِنُ الطُّهُورَ ثُمَّ تَصُبُّ عَلَى رَأْسِهَا فَتَدْلُكُهُ دَلْكًا شَدِيدًا حَتَّى تَبْلُغَ شُئُونَ رَأْسِهَا ثُمَّ تَصُبُّ عَلَيْهَا الْمَاءَ. ثُمَّ تَأْخُذُ فِرْصَةً مُمَسَّكَةً فَتَطَهَّرُ بِهَا ». فَقَالَتْ أَسْمَاءُ وَكَيْفَ تَطَهَّرُ بِهَا فَقَالَ « سُبْحَانَ اللَّهِ تَطَهَّرِينَ بِهَا ». فَقَالَتْ عَائِشَةُ كَأَنَّهَا تُخْفِى ذَلِكَ تَتَبَّعِينَ أَثَرَ الدَّمِ. وَسَأَلَتْهُ عَنْ غُسْلِ الْجَنَابَةِ فَقَالَ « تَأْخُذُ مَاءً فَتَطَهَّرُ فَتُحْسِنُ الطُّهُورَ – أَوْ تُبْلِغُ الطُّهُورَ – ثُمَّ تَصُبُّ عَلَى رَأْسِهَا فَتَدْلُكُهُ حَتَّى تَبْلُغَ شُئُونَ رَأْسِهَا ثُمَّ تُفِيضُ عَلَيْهَا الْمَاءَ »

Artinya: “Asma’ bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang mandi wanita haidh. Maka beliau bersabda, “Salah seorang dari kalian hendaklah mengambil air dan daun bidara, lalu engkau bersuci, lalu membaguskan bersucinya. Kemudian hendaklah engkau menyiramkan air pada kepalanya, lalu menggosok-gosoknya dengan keras hingga mencapai akar rambut kepalanya. Kemudian hendaklah engkau menyiramkan air pada kepalanya tadi. Kemudian engkau mengambil kapas bermisk, lalu bersuci dengannya.

Lalu Asma’ berkata, “Bagaimana dia dikatakan suci dengannya?” Beliau bersabda, “Subhanallah, bersucilah kamu dengannya.” Lalu Aisyah berkata–seakan-akan dia menutupi hal tersebut–, “Kamu sapu bekas-bekas darah haidh yang ada (dengan kapas tadi)”. Dan dia bertanya kepada beliau tentang mandi junub, maka beliau bersabda, ‘Hendaklah kamu mengambil a\ir lalu bersuci dengan sebaik-baiknya bersuci, atau bersungguh-sungguh dalam bersuci kemudian kamu siramkan air pada kepala, lalu memijatnya hingga mencapai dasar kepalanya, kemudian mencurahkan air padanya’.” (HR. Bukhari no. 314 dan Muslim no. 332).

Bacaan doa mandi junub setelah menstruasi atau haid adalah sama. Niatnya dibaca untuk mengawali junub.

5. Junub dengan air hangat

Membaca niat atau doa mandi junub bisa dilakukan di dalam hati maupun diucapkan dengan lisan. Mandi besar juga diperbolehkan menggunakan air hangat. Allah Ta’ala berfirman,

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

Artinya: “Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185)
Air yang digunakan yang penting adalah air yang bersih dan membaca doa mandi junub, maka sudah dianggap sah.